Agustina Koliludjur Berita Lain 26 Juli 2017 13:59 dibaca 115x

Merauke – Komandan Korem 174/ATW, Brigjend TNI Asep S. Gunawan,S.IP selaku Wadan ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 sambut kedatangan tim advance (pendahulu) di bawah pimpinan Letkol Inf. Ade Chandra di Bandar Udara Mopah, Selasa (25/7). Danrem menyebutkan bahwa tim tersebut berjumlah 36 personil dan kegiatan ekspedisi itu merupakan program nasional dan sudah di lepas oleh Menteri PMK, Puan Maharani di Batujajar. “Mengenai kegiatannya secara teknis biar ketua tim pendahulu yang menjelaskan, katanya Danrem. Di tempat yang sama pula, Ketua tim Pendahulu yang selaku Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) mengatakan tugas mereka yakni menyiapkan sarana awal, baik itu di Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel yang terdiri dari lima subkorwil.  Tim ini kurang lebih berjumlah enam orang. Dimana mereka menyiapkan tempat dan fasilitas yang akan digunakan oleh seluruh kontingen yang akan datang, terangnya.

Sedangkan utnuk mobilisasi, sebutnya sesuai dengan rencana ke Asmat didorong  menggunakan KRI Teluk Bintuni setelah selesai mengantar kontingen ke Merauke. Sedangkan untuk ke Kabupaten Mappi direncanakan menggunakan helicopter dan untuk perlengkapannya menggunakan kapal motor cepat Komando. Sedangkan untuk ke Kabupaten Boven Digoel direncanakan menggunakan jalur darat. “Apabila nanti ada perubahan kami akan sampaikan dan menyesuaikan dengan pemerintah maupun satuan wilayah, ujarnya”. Untuk kegiatan itu sendiri sudah dibuka 7 Juli 2017 oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diharapkan kontingen yang sudah bertolak dari Tanjung Priok menggunakan KRI Teluk Bintuni Senin (24/7) dan diharapkan tiba tepat waktu 2 Agustus 2017. Dengan demikian  4 dan 5  sudah bisa di borong ke daerah subkorwil dan berakhir pada 6 November 2017. Dari Kementerian PMK berencana menggelar puncak tanggal 28 Oktober di Merauke. “Untuk pesertanya 797, ditambah peserta wilayah masing – masing 100 orang, pungkasnya”(mcmrk/ast)

komentar ditutup