Geti Saga Serba Serbi 28 September 2017 14:31 dibaca 271x

Lantamal XI Merauke, Papua menggelar nonton bareng film G30S/PKI bersama masyarakat, Selasa (26/9) malam, di Halaman Kantor Primkopal Komplek TNI AL Yos Sudarso Polder Bahari Merauke.

Nonton bareng yang dihadiri seluruh prajurit Lantamal XI, ASN Lantamal XI, Keluarga Besar Lantamal XI, dan masyarakat ini, dalam rangka peringatan HUT TNI ke-72, 5 Oktober 2017.

Sebelum pemutaran film G30S/PKI, didahului film action dan profil TNI AL, supaya masyarakat mengenal lebih dekat kesatuan itu.

Palaksa Denma Lantamal XI, Letkol Laut (P) Mohammad Yunianto dalam sambutannya sebelum pemutaran film mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti perintah Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo yang memerintahkan menggelar nonton bareng film G30S/PKI di semua satuan.

“Tujuannya, supaya masyarakat Indonesia khususnya generasi muda penerus bangsa, mengetahui dan tidak lupa dengan sejarah,” katanya.

Katanya, Bangsa Indonesia pernah mengalami sejarah kelam dimasa lalu, yakni pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI), karena ingin merubah ideologi Pancasila dengan idiologi komunis. Diharapkan peran, serta kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai gerakan-gerakan komunis gaya baru.

Komandan Lantamal XI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno usai nonton bareng mengatakan, pemutaran film ini untuk mengingatkan seluruh anak bangsa, dan generasi muda jangan sampai peristiwa yang sama terulang kembali.

Selain itu, pemutaran film sebagai bentuk menyebar luaskan fakta-fakta nilai sejarah kepada seluruh generasi muda Indonesia. TNI sebagai garda terdepan, benteng terakhir Pancasila, dan NKRI, tidak akan pernah mentolelir kebangkitan komunisme yang pernah menorehkan tinta merah dalam sejarah bangsa, dan dinyatakan sebagai bahaya laten untuk Bangsa Indonesia.

Film G30S/PKI yang diputar dalam nonton bareng itu sudah mengalami proses editing, sehingga alur ceritanya lebih pendek dari film aslinya. Meski sebagian adegan yang mengandung unsur kekerasan tidak ditampilkan, namun tidak mengurangi nilai dan fakta yang ada di film tersebut.

 

komentar ditutup